Jumat, 12 November 2010

Technologies of Information: HCI and the Digital Library

Digital library (DL) adalah koleksi informasi yang diorganisasi dan saling terhubung/terkoneksi, dimana informasi ini dapat disimpan, diakses, dimanipulasi dan ditampilkan secara elektronis
Informasi yang disimpan dapat berupa teks, grafik, animasi, video, atau kombinasinya, dimana dapat diakses secara lokal (organisasi itu sendiri) atau melalui internet
Melalui DL, kita dapat mengakses buku, jurnal, gambar, dll diberbagai negara selama 24 jam sehari dan 7 hari seminggu secara elektronis untuk melakukan eksplorasi guna mencari informasi, melakukan analisis, atau merangkum informasi yang dibutuhkan
Disini, peran IMK sangat penting karena user menginginkan adanya akses yang mudah, tampilan yang menarik dan memberikan informasi sebanyak mungkin yang dibutuhkannya dengan waktu yang relatif cepat dan biaya yang murah

Dasar Pemikiran Diadakannya DL

Ide DL pertama kali dimunculkan oleh Vannevar Bush (1945), yang menyatakan bahwa adanya peningkatan pekerjaan yang menuntut spesialisasi dari pengetahuan pekerja dan kebutuhan yang sama untuk mengakses informasi yang tumbuh dengan cepat dan semakin kompleks. Ide DL saat itu belum secara eksplisit dinyatakan karena adanya keterbatasan teknologi
Menampilkan dan mengakses informasi menjadi sesuatu yang esensial jika pengetahuan dapat diorganisasi dan dipelihara
Baru pada tahun 1988 oleh Ted Nelson dan Doug Engelbart, dimunculkan istilah “hypertext” sebagai embrio DL, dimana sebuah dokumen dapat diakses oleh user dimanapun dan kapanpun melalui teknologi internet pada komputer pribadinya
Melalui DL, pengetahuan pekerja dapat bertambah dengan cepat karena secara online dapat mencari informasi yang dibutuhkannya
Peran IMK disini adalah memberikan akses secara langsung dan mengembangkan peralatan yang dibutuhkan dan disesuaikan dengan kemampuan user, baik secara fisik maupun kognitif

Outcome dan Proses DL

Secara umum, outcome (keluaran) dasar DL yang dikatakan baik jika memenuhi unsur:
Speed; kecepatan dalam mengakses
Accuracy; keakuratan informasi yang diberikan
Comprehension; kemampuan untuk memberikan informasi secara menyeluruh dan lengkap
Low fatigue; kemampuan untuk mengurangi keletihan
Preference; kemampuan untuk memberikan pilihan informasi yang dibutuhkan
Proses utama yang diberikan oleh DL:
Navigation; kemampuan untuk mengarahkan informasi yang dibutuhkan jika user kebingungan dalam mencari informasi yang dibutuhkan
Manipulation; kemampuan untuk memberikan kombinasi informasi atau modifikasi informasi yang dibutuhkan

Peran IMK sangat dibutuhkan untuk mendukung tercapainya outcome dan proses tersebut

Masalah-masalah IMK dalam Desain DL

Apakah kita benar-benar mengetahui atau mengenal user kita
Setiap produk yang akan dibuat harus disesuai dengan pangsa pasar yang akan disasar
Variabel-variabel dalam riset dan pengukuran IMK, yang terdiri atas:
Efektivitas
Efisiensi
Kepuasan
Pengukuran terhadap variabel di atas, tidak cukup hanya menggunakan kuesioner berskala likert saja, namun harus ditambah dengan interview terhadap sebagian user yang dapat dijangkau

Memperluas Pengetahuan IMK melalui DL
Disebabkan karena terjadi hubungan yang resiprokal (timbal balik), yaitu IMK mempengaruhi desain DL, demikian juga DL mempengaruhi perkembangan IMK
Cara memperluas pengetahuan IMK melalui DL:
Adanya gabungan dan penyesuaian peralatan multimedia (gambar, suara, teks) dalam tampilan DL
Gaya hidup digital dan kebutuhan untuk mendapatkan informasi seluas-luasnya
Melalui DL, kita dapat belajar dan mendapatkan instruksi mengenai IMK
Kebutuhan DL untuk memberikan informasi yang lebih responsif sesuai dengan imajinasi user
Akses DL dapat dilakukan dimana saja, mis: desktop, laptop, PDA, dan HP. Peran IMK adalah bagaimana memberikan tampilan dan akses yang bagus sesuai dengan layar monitor masing-masing peralatan tersebut (kompatibel)

Definisi IMK

Bidang Studi yang Mempengaruhi Perkembangan IMK



Sekumpulan proses, dialog, dan kegiatan dimana melaluinya pengguna memanfaatkan dan berinteraksi dengan komputer

Suatu disiplin ilmu yang menekankan pada aspek desain, evaluasi, dan implementasi dari sistem komputer interaktif untuk kegunaan manusia dengan mempertimbangkan fenomena-fenomena disekitar manusia itu sendiri

Suatu studi ilmiah tentang masyarakat didalam lingkungan kerjanya

Berbagai macam definisi IMK

IMK adalah bagai mana manusia bisa beinteraksi denga komputer sehingga menghasilkan sesuatu yang berguna.

IMK adalah study tentang manusia, teknologi komputer dan cara mereka saling beinteraksi

Tujuan Untuk mempelajari IMK agar bagai mana manusia dan komputer dapat berinteraksi dengan baik

IMK

Hal ini membutuhkan pemahaman tentang 3 hal, Yaitu :

1. Teknologi komputer

2. Manusia yang berinteraksi dengannya

3. dan apa yang di maksud denga lebih berguna (more useble)

IMK adalah apa yang terjadi saat manusia dan komputer menyelesaikan suatu masalah (AKTIVITAS)

PENGENALAN KONSEP IMK

Perubahan teknologi perlu metode
Perancangan yang berbeda
tentang bidang IMK
sasaran IMK
Peranan IMK
Efek Peancanga IMK yang buruk
PENDAHULUAN

- saat ini perkembangan teknologi komputer sangat besar

- hampir setiap saat manusia berhubungan denga komputer

- pada awal perkembanga komputer tahun 1950,masih sangat sulit di operasikan,tidak praktis dan waktu eksekusi sulit di prediksi.

Kondisi Saat Ini

- Saat ini komputer sudah jahu lebih murah

- Di gunakan hampir di setiap sisi kehidupan

- Kita mempunyai pengetahuan yang cukup bagai mana agar komputer dapat menyesuaikan denga kebutuhan kerja manusia

Komponen IMK : HUMAN,ACTIVITY,INTERACTION COMPUTER,LINGKUNGAN KERJA

Tujuan utama disusunnya berbagai cara interaksi manusia & komputer :
untuk mempermudah manusia dalam mengoperasikan komputer dan mendapatkan berbagai umpan balik yang ia perlukan selama ia bekerja pada sebuah sistem komputer.

Para perancang antarmuka manusia dan komputer berharap agar sistem komputer yang dirancangnya dapat bersifat akrab dan ramah dengan penggunanya (user friendly).

Untuk membuat antarmuka yang baik dibutuhkan pemahaman beberapa bidang ilmu, antara lain :
1. Teknik elektronika & ilmu komputer
memberikan kerangka kerja untuk dapat merancang sistem IMK/HCI

HCI Sendiri di defenisikan sebagai disiplin ilmu yang berhubungan dengan perancangan,evaluasi dan inplementasi sisitem komputer interaktif untuk di gunakan oleh manusia dan study tentang fenomena di sekitarnya

HCI pada prinsipnya membuat agar sitem dapat berdialog dengan pengunanya se ramah mungkin.

2. Psikologi
memahami sifat & kebiasaan, persepsi & pengolahan kognitif, ketrampilan motorik pengguna

3. Perancangan grafis dan tipografi
sebuah gambar dapat bermakna sama dengan seribu kata. Gambar dapat digunakan sebagai sarana dialog cukup efektif antara manusia & komputer

4. Ergonomik
berhubungan dengan aspek fisik untuk mendapatkan lingkungan kerja yang nyaman, misal : bentuk meja & kursi kerja, layar tampilan, bentuk keyboard, posisi duduk, pengaturan lampu, kebersihan tempat kerja

5. Antropologi
ilmu pengetahuan tentang manusia, memberi suatu pandangan tentang cara kerja berkelompok yang masing – masing anggotanya dapat memberikan konstribusi sesuai dengan bidangnya

6. Linguistik
merupakan cabang ilmu yang mempelajari tentang bahasa. Untuk melakukan dialog diperlukan sarana komunikasi yang memadai berupa suatu bahasa khusus, misal bahasa grafis, bahasa alami, bahasa menu, bahasa perintah

7. Sosiologi
studi tentang pengaruh sistem manusia-komputer dalam struktur sosial, misal adanya PHK karena adanya otomasi kantor.

Dalam Sistem Informasi

Kaitan dalam sistem Informasi Bidang ilmu interaksi manusia dan komputer adalah ilmu yang mempelajari tentang bagaimana mendesain, mengevaluasi, dan mengimplementasikan sistem komputer yang interaktif sehingga dapat digunakan oleh manusia dengan mudah.
Pengertian Interaksi
Komunikasi 2 arah antara manusia (user) dan sistem komputer.
Interaksi menjadi maksimal apabila kedua belah pihak mampu memberikan stimulan dan respon (aksi & reaksi) yang saling mendukung, jika salah satu tidak bisa, maka interaksi akan mengalami hambatan atau bahkan menuju pembiasan tujuan.

Definisi interaksi manusia dan komputer
Interaksi manusia dan komputer adalah sebuah hubungan antara manusia dan komputer yang mempunyai karakteristik tertentu untuk mencapai suatu tujuan tertentu dengan menjalankan sebuah sistem yang bertopengkan sebuah antarmuka (interface).

Prinsip kerja komputer = input – proses – output
Kepada komputer diberikan data yang umumnya berupa deretan angka dan huruf. Kemudian diolah didalam komputer yang menjadi keluaran sesuai dengan kebutuhan dan keinginan manusia.

Tanpa disadari kita (manusia/user) telah berinteraksi atau berdialog dengan sebuah benda (layar monitor), yaitu dalam bentuk menekan tombol berupa tombol angka dan huruf yang ada pada keyboard atau melakukan satu sentuhan kecil pada mouse.
Yang kemudian hasil inputan ini akan berubah bentuk menjadi informasi atau data yang seperti diharapkan manusia dengan tertampilnya informasi baru tersebut pada layar monitor atau bahkan mesin pencetak (printer).

Human Computer-Interface (HCI)

Istilah lain: man-machine interaction (MMI), computer and human interaction (CHI), dan human-machine interaction (HMI)

Tujuan:
User friendly (ramah dengan pengguna): kemampuan yang dimiliki oleh software atau program aplikasi yang mudah dioperasikan, dan mempunyai sejumlah kemampuan lain sehingga pengguna merasa betah dalam mengoperasikan program tersebut, bahkan bagi seorang pengguna pemula
WYSIWYG (what you see is what you get)
Mengurangi frustasi, ketidakamanan, dan kebingungan pada pengguna
Implikasi: meningkatkan kepuasan kerja dan menurunkan tingkat absensi pekerja

HCI (lanjutan)
Permasalahan yang muncul:
Programer tidak dapat memahami secara tepat penggunanya, mis: tentang keinginan dan lingkungan kerja pengguna
Sistem komputer mengharuskan pengguna untuk mengingat terlalu banyak informasi
Sistem komputer tidak memberikan ruang untuk toleransi kesalahan
Para pengguna berbeda dari sebelumnya
Para pengguna berbeda satu dengan lainnya
Para pengguna berbeda dari kita


Kriteria User Friendly
Memiliki tampilan yang bagus
Mudah dioperasikan
Mudah dipelajari
Pengguna selalu merasa senang setiap kali menggunakan software tersebut